hi calon pendamping ku..
ketika hari terus berganti. rindu kian tak dapat terbendung lagi
barisan doa teruntai tak dapat lagi tertulis dengan dalam sebuah buku.
aku tidak tahu siapa kamu, dmn kamu kin sekarang berada dan seperti apa kamu saat ini.
akupun tak tahu apkah kamu akan datang cepat atw aku harus menunggu lbh lama lagi.
saat ini yang aku tahu adalah aku terus panjatkan doa agr kamu dsn sht selalu..
dan siap nantinya mnjemputku.
aku hanya tahu kamu adalah seorang imam yang telah Allah siapkan untukku. seorang imam yang akn membimbing rumh tngga yang di ridhoi Allah.
hi calon pendampingku...
bila nanti aku bersalah.. jangan lah kamu berkata kasar padaku, membuatku bersedih. krn hidupku telah lam dlam kesedihan. jgn kamu menyakitiku dgn kata-kata kasarmu dan perilakumu yang tidak sesuai dengan agama.
hi calon pendampingku...
semoga allah cepat mempertemukan kita. menjadikan kita dalam ikatan rumah tangga yang diridhoi oleh -NYA. AAMIIN RABBAL ALAMIN
Selasa, 19 November 2013
Rabu, 05 Juni 2013
ibuku pernah bilang:
"anak ku... kamu jadi anak haruslah selalu berbuat baik"
lalu aku tanya : "bila ada yang sakiti aku bu? ap aku juga harus baik pd mereka?"
ibu jawab : " iya syg... karena allah maha melihat tiap ap yang kamu lakukan. allah maha adil, maha pengasih.. dan kebaikan - kebaikan yang kamu lakukan akan dibalas allah".
akupun bertanya lagi : "tapi ibu,... knp aku sdh baik, trus mereka tetap jahat sam aku? knp allah tak bela aku?
ibu bilang : "itu berarti ada sifat atau sikapmu yang masih tidak baik, selalulah intropeksi diri agar allah selalu merahmati langkahmu sygku..!"
( dalam percakapan singkat ini, ada hal yang bisa aku pelajari. bahwa ap yang kita lakukan akan menuai pada dr kita sendiri. baik atau buruk. jangalah pernah menilai org lain itu jahat, kejam dan sebagainya karena blm tentu kita lebih baik dr mrk yang kita benci ).
"anak ku... kamu jadi anak haruslah selalu berbuat baik"
lalu aku tanya : "bila ada yang sakiti aku bu? ap aku juga harus baik pd mereka?"
ibu jawab : " iya syg... karena allah maha melihat tiap ap yang kamu lakukan. allah maha adil, maha pengasih.. dan kebaikan - kebaikan yang kamu lakukan akan dibalas allah".
akupun bertanya lagi : "tapi ibu,... knp aku sdh baik, trus mereka tetap jahat sam aku? knp allah tak bela aku?
ibu bilang : "itu berarti ada sifat atau sikapmu yang masih tidak baik, selalulah intropeksi diri agar allah selalu merahmati langkahmu sygku..!"
( dalam percakapan singkat ini, ada hal yang bisa aku pelajari. bahwa ap yang kita lakukan akan menuai pada dr kita sendiri. baik atau buruk. jangalah pernah menilai org lain itu jahat, kejam dan sebagainya karena blm tentu kita lebih baik dr mrk yang kita benci ).
ALLAH SELALU PUNYA CARA
Aku tinggal
disebuah asrama khusus wanita yang terdiri dari 15 orang, dari aku kecil, aku
ingin sekali merasakan kue tart di hari ulang tahunku.
Suatu hari di hari ulang
tahun ku....
5 maret 2013, pagi itu aku sangat berharap ada orang yang berbaik
hati memberikan aku sepotong kue ulang tahun dan mengucapkan “selamat ulang
tahun tyas..” namun impian ku sia-sia.. karena pada justru di hari itu,
orang-orang yang mengaku teman-temanku malah tidak meresponku. Tak ada kue, tak
ada ucapan selamat ulang tahun,.... Weew... jujur yach, sakiiiiiiiiiiiiiiit
bgt!! Untuk menyenangkan hati yang
galau, akhirnya aku beli sendiri kue tart ukuran kecil lengkap dengan lilinnya.
Sampai di asrama. Aku menyayikan lagu ulang tahun khusus untuk ku sendiri,
meniup lilinnya, memotong kue tart ku dan memakan kue tart itu sendiri! Sedih
sekali, ketika disaat yang bagiku sangat spesial ini, tak ada yang perduli
denganku.
Namun, pada
akhirnya.... aku sadar, bahwa semua adalah kesalahanku. Yach.. mungkin saja
karena aku sering berkata atau bertingkah kasar sehingga mereka pun tidak
perduli kepadaku, mungkin saja aku masih kurang baik dimata mereka, mungkin
saja aku yang telah berharap lebih dan masih banyak lagi kemungkinan-
kemungkinan yang terjadi.
Terimakasih ya
Allah.. Engkau telah memberikan pelajaran terpenting dalam hidupku.
Senin, 03 Juni 2013
pilihan-MU yang terbaik..
Beberapa waktu yang lalu..
Aku jatuh cinta dengan seorang pria ( ya iyalah masa wanita
sech!!). pada awal hubunga kami, semua berjalan dengan sangat menyenangkan dan
pastinya cetar membahana. Kamipun berniat untuk membawa hubungan ini kejenjang
yang lebih (pernikahan). Bayak yang telah kami bicarakan. Mulai dari
membicarakan baju pengantin, mahar, tempat tinggal, usaha setelah menikah,
bahkan anak. Woowwwww...
Lalu, tiba-tiba dalam waktu sekejap semua musnah. Impian itu
hancur seketika. Dy, menjadi tersangka sejumlah barang yang hilang di tempat
kami berada (kami tgl di satu perumahan yang sama). Tubuhnya babak belur dibuat
oleh warga yang mungkin sangat kesal dengannya. Dan keputusanya, dy dikeluarkan dari perumahan
tempat kami tgl. Ketika mendengar itu, sungguh hatiku hancur. Aku tidak menyaka
sama sekali. Apa yang menimpanya, serta merta tidak membuat aku percaya begitu saja.
Tiap malam aku berdoa agar Allah menunjukan siapa pelaku yang sebenarnya.
Sedangkan dy, kondisi dy semakin mengkhawatirkan. Tidak ada lagi kawan-kawannya,
keluarganya meninggalkannya, tidak ada pekerjaan dan tempat tinggal. Akal
sehatnya terkadang tidak lagi pada tempatnya. Aku sangat mengkhawatirkanya.
Namun, lama-kelamaan akupun tidak sanggup lagi menghadapi tingkah lakunya yang
mulai diluar batas, apalagi orangtuaku
telah tahu berita ini dan meminta aku untuk tidak lagi ikut campur dalam
masalah yang dy hadapi. Dalam kondisi seperti ini, aku tidak tahu mana yang
harus aku ikuti. Perintah orang tua, atau ikuti kata hati?
Aku memilih untuk mendekatkan diri kepada ALLAH. Kepada –NYA
kucurahkan keluh kesahku, kebimbanganku. Dan terakhir, aku mantab untuk
meninggalkanya.
Apa yang aku alami, serta merta membuat aku tersadar. Bahwa
apapun semua rencana indah ku, rencana ALLAH lah yang paling indah. Apa yang
terjadi dalam hidupku, kesusahan, kesedihan dll. Bukan karena ALLAH marah
padaku, bukan karena ALLAH benci padaku, tapi karena sangat mencintai aku, tahu
mana yang terbaik untuk ku. Dan Mungkin memang seharusnya aku memperbaiki diri
dulu, semata-mata untuk mendapatkan RAHMAT dari ALLAH SWT.
Ya Rabbi... Aku mohon ampunan Mu, akan kelalaianku, akan
keangkuhanku, akan sikapku yang tidak mencerminkan wanita sholeha. Semoga
Engkau berkenan memberikan aku petunjukMU, ridhoMU, dan kasih sayangMU.
Aamin ya raabbal alamin. (*_*)
PDS..........
Aku tinggal di sebuah asrama yang diharuskan PDS (PELATIHAN
DISIPLIN SHOLAT) salah satunya adalah sholat subuh. Rasanya luar biasa malas.
Karena, harus bangun trus sholat, trus mengantri untuk finger print. Malah ada
yang tidak sholat tapi ikut finger print. Bila kita tidak finger print, maka
akan mendapakan sangsi. Awalnya berat, karena akupun harus mengikuti se- abrek
peraturan lain yang ada disini. Namun, setelah aku jalani. Lama-lama ini
meng-asyikan juga loh!! Melatih diri
kita untuk bertanggung jawab, disiplin, tubuhpun menjadi lebih segar (karena
bangun pagi), dan bukankah sholat adalah sebuah kewajiban?
Aku merasakan sesuatu yang luar biasa, cetar membahana, badai
halilintar ketika pada akhirnya aku mengikuti PDS itu. Bukan karena agar aku
tidak dikeluarkan dari asrama, tapi SHOLAT adalah salah satu bentuk aku
menemukan ketenangan. Aku butuh itu, bukan karena agar aku masuk surga, tapi
karena jiwaku membutuhkan hal spiritual yang tak dapat ditukar dengan apaun
termasuk dunia. Aku butuh ALLAH. Bukan sebaliknya!!
Hidup ini indah, bila saja kita mau mengikuti arus sungai
kehidupan. Mengikuti anjuran – anjuran dalam AL QUR’AN dan HADIST.
Allah Maha Mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Iyakan???!!
( NOTE : CERITA INI NYATA AKU ALAMI, SEMOGA ADA KEBAIKAN YANG
DAPAT MENJADI PELAJARAN UNTUK KITA SEMUA. AMIN ).
PENSIL
PENSIL..
Sebuah pensil ternyata memiliki 5 kualitas yang terkadang kita melupakanya. Kualitas yang teryata memiliki gambaran tentang diri kita. Dan kualitas kualitas itu adalah:
\ Kualitas pertama adalah, pensil Mengingatkan kalau kamu dapat berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis. Kamu jangan lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan TUHAN. Dia akan membimbing kita menurut kehendak-NYA.
\ Kualitas kedua, dalam proses menulis terkadang kita meembutuhkan rautan untuk menajamkan kembali pensil kita. Rautan itu pasti akan membuat si pensil menderita. Tetapi, setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajaman kembali. Begitu juga dengan kamu!!!!
Dalam hidup ini,kamu harus berani menerima penderitaan kesusahan, karena itulah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik.
\ Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk menggunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu, memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini,bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita tetap berada jalan yang benar.
\ Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil adalah arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati - hati dan mencari didalam dirimu.
\ Kualitas kelima,sebuah pensil selalu ,meninggalkan goresan atau tanda. Seperti juga kamu!! Kamu harus selalu sadar, kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu,selalulah hati – hati dan sadar terhadap semua tindakan.
( copas : cerita asli pada buku “cerita sebuah pensil _ Venny Chrisma W.” Semoga cerita ini dapat menjadi motivasi diri kita untuk menjadi lebih baik ).
Langganan:
Postingan (Atom)
