Rabu, 05 Juni 2013

ibuku pernah bilang: 
"anak ku... kamu jadi anak haruslah selalu berbuat baik"

lalu aku tanya : "bila ada yang sakiti aku bu? ap aku juga harus baik pd mereka?"

ibu jawab : " iya syg... karena allah maha melihat tiap ap yang kamu lakukan. allah maha adil, maha pengasih.. dan kebaikan - kebaikan yang kamu lakukan akan dibalas allah".

akupun bertanya lagi : "tapi ibu,... knp aku sdh baik, trus mereka tetap jahat sam aku? knp allah tak bela aku?

ibu bilang : "itu berarti ada sifat atau sikapmu yang masih tidak baik, selalulah intropeksi diri agar allah selalu merahmati langkahmu sygku..!"

( dalam percakapan singkat ini, ada hal yang bisa aku pelajari. bahwa ap yang kita lakukan akan menuai pada dr kita sendiri. baik atau buruk. jangalah pernah menilai org lain itu jahat, kejam dan sebagainya karena blm tentu kita lebih baik dr mrk yang kita benci ).

ALLAH SELALU PUNYA CARA

Aku tinggal disebuah asrama khusus wanita yang terdiri dari 15 orang, dari aku kecil, aku ingin sekali merasakan kue tart di hari ulang tahunku. 
Suatu hari di hari ulang tahun ku....
5 maret 2013, pagi itu aku sangat berharap ada orang yang berbaik hati memberikan aku sepotong kue ulang tahun dan mengucapkan “selamat ulang tahun tyas..” namun impian ku sia-sia.. karena pada justru di hari itu, orang-orang yang mengaku teman-temanku malah tidak meresponku. Tak ada kue, tak ada ucapan selamat ulang tahun,.... Weew... jujur yach, sakiiiiiiiiiiiiiiit bgt!!  Untuk menyenangkan hati yang galau, akhirnya aku beli sendiri kue tart ukuran kecil lengkap dengan lilinnya. Sampai di asrama. Aku menyayikan lagu ulang tahun khusus untuk ku sendiri, meniup lilinnya, memotong kue tart ku dan memakan kue tart itu sendiri! Sedih sekali, ketika disaat yang bagiku sangat spesial ini, tak ada yang perduli denganku.

Namun, pada akhirnya.... aku sadar, bahwa semua adalah kesalahanku. Yach.. mungkin saja karena aku sering berkata atau bertingkah kasar sehingga mereka pun tidak perduli kepadaku, mungkin saja aku masih kurang baik dimata mereka, mungkin saja aku yang telah berharap lebih dan masih banyak lagi kemungkinan- kemungkinan yang terjadi.

Terimakasih ya Allah.. Engkau telah memberikan pelajaran terpenting dalam hidupku.

Senin, 03 Juni 2013

pilihan-MU yang terbaik..



Beberapa waktu yang lalu..

Aku jatuh cinta dengan seorang pria ( ya iyalah masa wanita sech!!). pada awal hubunga kami, semua berjalan dengan sangat menyenangkan dan pastinya cetar membahana. Kamipun berniat untuk membawa hubungan ini kejenjang yang lebih (pernikahan). Bayak yang telah kami bicarakan. Mulai dari membicarakan baju pengantin, mahar, tempat tinggal, usaha setelah menikah, bahkan anak. Woowwwww...
Lalu, tiba-tiba dalam waktu sekejap semua musnah. Impian itu hancur seketika. Dy, menjadi tersangka sejumlah barang yang hilang di tempat kami berada (kami tgl di satu perumahan yang sama). Tubuhnya babak belur dibuat oleh warga yang mungkin sangat kesal dengannya.  Dan keputusanya, dy dikeluarkan dari perumahan tempat kami tgl. Ketika mendengar itu, sungguh hatiku hancur. Aku tidak menyaka sama sekali. Apa yang menimpanya, serta merta tidak membuat aku percaya begitu saja. Tiap malam aku berdoa agar Allah menunjukan siapa pelaku yang sebenarnya. Sedangkan dy, kondisi dy semakin mengkhawatirkan. Tidak ada lagi kawan-kawannya, keluarganya meninggalkannya, tidak ada pekerjaan dan tempat tinggal. Akal sehatnya terkadang tidak lagi pada tempatnya. Aku sangat mengkhawatirkanya. Namun, lama-kelamaan akupun tidak sanggup lagi menghadapi tingkah lakunya yang mulai diluar batas,  apalagi orangtuaku telah tahu berita ini dan meminta aku untuk tidak lagi ikut campur dalam masalah yang dy hadapi. Dalam kondisi seperti ini, aku tidak tahu mana yang harus aku ikuti. Perintah orang tua, atau ikuti kata hati?
Aku memilih untuk mendekatkan diri kepada ALLAH. Kepada –NYA kucurahkan keluh kesahku, kebimbanganku. Dan terakhir, aku mantab untuk meninggalkanya.

Apa yang aku alami, serta merta membuat aku tersadar. Bahwa apapun semua rencana indah ku, rencana ALLAH lah yang paling indah. Apa yang terjadi dalam hidupku, kesusahan, kesedihan dll. Bukan karena ALLAH marah padaku, bukan karena ALLAH benci padaku, tapi karena sangat mencintai aku, tahu mana yang terbaik untuk ku. Dan Mungkin memang seharusnya aku memperbaiki diri dulu, semata-mata untuk mendapatkan RAHMAT dari ALLAH SWT.

Ya Rabbi... Aku mohon ampunan Mu, akan kelalaianku, akan keangkuhanku, akan sikapku yang tidak mencerminkan wanita sholeha. Semoga Engkau berkenan memberikan aku petunjukMU, ridhoMU, dan kasih sayangMU.

Aamin ya raabbal alamin.   (*_*)

PDS..........



Aku tinggal di sebuah asrama yang diharuskan PDS (PELATIHAN DISIPLIN SHOLAT) salah satunya adalah sholat subuh. Rasanya luar biasa malas. Karena, harus bangun trus sholat, trus mengantri untuk finger print. Malah ada yang tidak sholat tapi ikut finger print. Bila kita tidak finger print, maka akan mendapakan sangsi. Awalnya berat, karena akupun harus mengikuti se- abrek peraturan lain yang ada disini. Namun, setelah aku jalani. Lama-lama ini meng-asyikan juga loh!!  Melatih diri kita untuk bertanggung jawab, disiplin, tubuhpun menjadi lebih segar (karena bangun pagi), dan bukankah sholat adalah sebuah kewajiban?
Aku merasakan sesuatu yang luar biasa, cetar membahana, badai halilintar ketika pada akhirnya aku mengikuti PDS itu. Bukan karena agar aku tidak dikeluarkan dari asrama, tapi SHOLAT adalah salah satu bentuk aku menemukan ketenangan. Aku butuh itu, bukan karena agar aku masuk surga, tapi karena jiwaku membutuhkan hal spiritual yang tak dapat ditukar dengan apaun termasuk dunia. Aku butuh ALLAH. Bukan sebaliknya!!

Hidup ini indah, bila saja kita mau mengikuti arus sungai kehidupan. Mengikuti anjuran – anjuran dalam AL QUR’AN dan HADIST. 
Allah Maha Mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Iyakan???!!



( NOTE : CERITA INI NYATA AKU ALAMI, SEMOGA ADA KEBAIKAN YANG DAPAT MENJADI PELAJARAN UNTUK KITA SEMUA. AMIN ).








PENSIL



PENSIL..

Sebuah pensil ternyata memiliki 5 kualitas yang terkadang kita melupakanya. Kualitas yang teryata memiliki gambaran tentang diri kita. Dan kualitas kualitas itu adalah:

\    Kualitas pertama adalah, pensil Mengingatkan kalau kamu dapat berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis. Kamu jangan lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan TUHAN. Dia akan membimbing kita menurut kehendak-NYA.

\    Kualitas kedua, dalam proses menulis terkadang kita meembutuhkan rautan untuk menajamkan kembali pensil kita. Rautan itu pasti akan membuat si pensil menderita. Tetapi, setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajaman kembali. Begitu juga dengan kamu!!!!
     Dalam hidup ini,kamu harus berani menerima penderitaan  kesusahan, karena itulah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik.


\    Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk menggunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu, memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini,bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita tetap berada jalan yang benar.

\    Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil adalah arang  yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati -  hati dan mencari didalam dirimu.

\    Kualitas kelima,sebuah pensil selalu ,meninggalkan goresan atau tanda. Seperti juga kamu!! Kamu harus selalu sadar, kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu,selalulah hati – hati dan sadar terhadap semua tindakan.



( copas : cerita asli pada buku “cerita sebuah pensil _ Venny Chrisma W.”  Semoga cerita ini dapat menjadi motivasi diri kita untuk menjadi lebih baik ).

Sabtu, 01 Juni 2013

jatuh cinta luar biasa menyenangkan.
ada yang hobi berteleponan, ada yang jumpa terasa jantung mau copot, ada yang hobi sms-an, bahkan ada juga yang terus nyasnyikan lagu cinta.

jatuh cinta adalah bagian dari kehidupan yang alami dirasakan oleh banyak orang. tapi jangan samapi ketiksa kita jatuh cinta, kita jadi lupa pada ALLAH SWT. jangan juga jadi lupa pada kesehatan, lingkungan sekitar dan norma yang berlaku. karena ketika kita mulai terlena. dan teryata ALLAH berkehendak lain maka jatuh cinta akan membuat kita sakit, rapuh, bahkan matirasa.

ingatlah ... Allah lah yang seharusnya menjadi tujuan utama kita, seharusnya Allah lah yang selalu ada di hati kita. agar ALLAH senantiasa MERAHMATI tiap langkah kaki kita. menjadikan kita  rahmatan lil alamin. amin ya rabbal alamin.

salam persahabatan (*_*)

(pengalaman masa muda. hehehe...)

pensil

Pensil
 
Sebuah pensil ternyata memiliki 5 kualitas yang terkadang kita melupakanya. Kualitas yang teryata memiliki gambaran tentang diri kita. Dan kualitas kualitas itu adalah:

\       Kualitas pertama adalah, pensil pengingatkan kamu kalu kamu dapat berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis. Kamu jangan lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan TUHAN. Dia akan membimbing kita menurut kehendak-NYA.

\       Kualitas kedua, dalam proses menulis terkadang kita meembutuhkan rautan untuk menajamkan kembali pensil kita. Rautan itu pasti akan membuat si pensil menderita. Tetapi, setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajaman kembali. Begitu juga dengan kamu!!!! Dalam hidup ini,kamu harus berani menerima penderitaan  kesusahan, karena itulah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik.


\       Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk menggunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu, memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini,bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita tetap berada jalan yang benar.

\        Kualitas keempat, bagian yang paling pentingdari sebuah pensil adalah arang  yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati -  hati dan menyari didalm dirimu.

\        Kualitas kelima,sebuah pensil selalu ,meninggalkan goresan atau tanda. Seperti juga kamu!! Kamu harus selalu sadar, kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu,selalulah hati – hati dan sadar terhadap semu tindakan.



( copas : cerita asli pada buku “cerita sebuah pensil _ Venny Chrisma W.”  Semoga cerita ini dapat menjadi motivasi diri kita untuk menjadi lebih baik ).