Senin, 03 Juni 2013

pilihan-MU yang terbaik..



Beberapa waktu yang lalu..

Aku jatuh cinta dengan seorang pria ( ya iyalah masa wanita sech!!). pada awal hubunga kami, semua berjalan dengan sangat menyenangkan dan pastinya cetar membahana. Kamipun berniat untuk membawa hubungan ini kejenjang yang lebih (pernikahan). Bayak yang telah kami bicarakan. Mulai dari membicarakan baju pengantin, mahar, tempat tinggal, usaha setelah menikah, bahkan anak. Woowwwww...
Lalu, tiba-tiba dalam waktu sekejap semua musnah. Impian itu hancur seketika. Dy, menjadi tersangka sejumlah barang yang hilang di tempat kami berada (kami tgl di satu perumahan yang sama). Tubuhnya babak belur dibuat oleh warga yang mungkin sangat kesal dengannya.  Dan keputusanya, dy dikeluarkan dari perumahan tempat kami tgl. Ketika mendengar itu, sungguh hatiku hancur. Aku tidak menyaka sama sekali. Apa yang menimpanya, serta merta tidak membuat aku percaya begitu saja. Tiap malam aku berdoa agar Allah menunjukan siapa pelaku yang sebenarnya. Sedangkan dy, kondisi dy semakin mengkhawatirkan. Tidak ada lagi kawan-kawannya, keluarganya meninggalkannya, tidak ada pekerjaan dan tempat tinggal. Akal sehatnya terkadang tidak lagi pada tempatnya. Aku sangat mengkhawatirkanya. Namun, lama-kelamaan akupun tidak sanggup lagi menghadapi tingkah lakunya yang mulai diluar batas,  apalagi orangtuaku telah tahu berita ini dan meminta aku untuk tidak lagi ikut campur dalam masalah yang dy hadapi. Dalam kondisi seperti ini, aku tidak tahu mana yang harus aku ikuti. Perintah orang tua, atau ikuti kata hati?
Aku memilih untuk mendekatkan diri kepada ALLAH. Kepada –NYA kucurahkan keluh kesahku, kebimbanganku. Dan terakhir, aku mantab untuk meninggalkanya.

Apa yang aku alami, serta merta membuat aku tersadar. Bahwa apapun semua rencana indah ku, rencana ALLAH lah yang paling indah. Apa yang terjadi dalam hidupku, kesusahan, kesedihan dll. Bukan karena ALLAH marah padaku, bukan karena ALLAH benci padaku, tapi karena sangat mencintai aku, tahu mana yang terbaik untuk ku. Dan Mungkin memang seharusnya aku memperbaiki diri dulu, semata-mata untuk mendapatkan RAHMAT dari ALLAH SWT.

Ya Rabbi... Aku mohon ampunan Mu, akan kelalaianku, akan keangkuhanku, akan sikapku yang tidak mencerminkan wanita sholeha. Semoga Engkau berkenan memberikan aku petunjukMU, ridhoMU, dan kasih sayangMU.

Aamin ya raabbal alamin.   (*_*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar